Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

Nama
: Wawan Gunawan
Nim 
: 1611016210031

Judul Praktikum : Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer
  Hasil & Pembahasan Praktikum :
-          Subnet Mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
-          Jika Access Point tidak  menggunakan IP DHCP apakah dapat melakukan  koneksi dengan client, jelaskan dan berikan alasannya. Bisa DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Prosedur Praktikum :
Buatlah sketsa jaringan Wireless dengan menggunakan 2 Access Point(AP) dengan masing masing AP memiliki 3 client yang saling terhubung
Percobaan 1:
-          Buka terlebih dahulu aplikasi Cisco.
-          Masukan 6 PC/Laptop, 2 Access point, 1 Lynksys/roter wirless dan 1 server kedalam lembar kerja. Dengan cara didrag
 
-          Dan hubungkan antara Server dengan Lynksys menggunakan kabel Straight dan juga Access point hubungkan dengan Lynksys dengan kabel straight juga. Kira-kira seperti ini 
 
-          Atur terlebih dahulu Servernya. Klik double server dan pilih config - dan klik DHCP. Artinya server akan mendapatkan IP dari Lynsys. Sekarang kita menuju ke konfigurasi Access point nya. Klik double di Access point 1 - pilih Config - port 1. Nah atur SSID nya sesuai yang Anda inginkan. Contohnya dida. Dan beri Password biar lebih aman. Contohnya saya menggunakan password 12345678. Bisa dilihat digambar.
 
-          paada Access point yang keduanya authentication nya  pilih WPA-SPK  Pass nya 12345678 dan  AP disebelah 123456789
 
-          Selanjutnya kita menuju ke konfigurasi Laptop. Klik double pada Laptop/Pc - pilih Physical dan lihat gambar dan jangan lupa matikan dulu laptop/Pc
 
-          Sekarang kita tes dengan cara klik double di Laptop - pilih Desktop - Pc Wirreless - pilih tab connect - lalu pilih jaringan yang mau digunakan. Contohnya tadi kita membuat jaringan dida. Nah klik jaringan dida lalu pilih connect dibawah kanannya dan masukan passwordnya apabila diminta.
 
-          Dan akan terconnect pada jaringan yang dituju. Lakukan pada semua laptop/pc
 
-          Dan akhirnya dites apakah berhasil? lihat gambar ini
 

 Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
  1. Komputer dan access point tidah terkoneksi karena melewatkan tahap mematikan komputer pada tab Physic.

 Kesimpulan Percobaan :
-          Untuk menghubungkan komputer pada access poin, pastikan komputer dimatikan terlebih dahulu sebelum memasukkan WLAN CARD.
Kesimpulan praktikum :
-          DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. Subnet Mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar. Cara kerja DHCP Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP Client. DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini. DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini. DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemrograman Visual Datagridview dalam bahasa C#

Mikrotik

bios adalah